Translate

sututf

↑ Grab this Headline Animator

Menu


  • Lihat blog ini versi ringan (compatible with Opera Browser)
  • Minggu, 07 Oktober 2012

    Keseimbangan otak kanan dan kiri mempengaruhi kreatifitas

    Sebelumnya...

    Semua orang memerlukan keseimbangan kerja dari semua bagian otak terutama otak kiri dan kanan untuk menghasilkan suatu kreasi atau kreatifitas. Semua orang dapat menghasilkan suatu kreatifitas yang biasanya sesuai dengan usianya. Seorang ahli seni yang sejak muda telah terlatih untuk berekspresi tentu memiliki keperluan untuk berpikir lebih analitik daripada kesehariaanya atau rutinitas berpikirnya, misalnya dia menyukai film-film yang memerlukan analisa dan tidak mudah dipahami atau penuh teka-teki, menyukai sesuatu yang menantang dan bereksperimen, dsb. Kemudian seorang matematikawan dan scientis memerlukan kegiatan berpikir yang lebih relaks, misalnya hafal banyak lagu atau suka bernyanyi. Terlebih seseorang yang rutinitasnya menjalankan otak kanan dan kirinya dengan porsi yang sama-sama besar, maka dia akan menyukai kegiatan seperti jalan-jalan, out-bond, perjalanan, petualangan, volunteer, dsb. Kegiatan rutin dan kegiatan yang disukai tersebut adalah kegiatan yang berulang-ulang setiap minggunya dan dilakukan secara bergantian untuk mengisi kehidupan selama setiap seminggu penuh. Tentu bila tidak terjadi pergantian kegiatan tersebut, maka kreatifitas seseorang akan menurun.



    Pilih menu blog ukuran ringan



  • Klik untuk ke bagian atas blog