Translate

sututf

↑ Grab this Headline Animator

Menu


  • Lihat blog ini versi ringan (compatible with Opera Browser)
  • Sabtu, 06 Oktober 2012

    Pentingnya berdiskusi dalam tumbuh kembang otak

    Diskusi dapat membuat otak untuk berpikir secara kesinambungan. Mungkin volume otak tidak akan selalu tumbuh dan ada titik maksimalnya, walau demikian semua latihan yang dilakukan oleh manusia akan membuatnya semakin mahir untuk menggunakan hal-hal yang dilatihnya  termasuk latihan otak yang bekerja sebagai alat fisik ketika berpikir maupun alat jiwa ketika merasa dan bernalar. Seorang matematikawan pun bisa saja kalah dalam kecepatan berhitung dengan operasi kali, bagi, tambah, dan kurang ketika melawan seorang pedagang yang selalu berhitung dalam jual-beli sebagai latihannya. Otak bahkan merekam kebiasaan-kebiasaan kecil dan juga sesuatu yang tidak pernah diingat-ingat, misalnya tersenyum ketika bertemu teman dekat, dsb. Ini artinya otak mampu merekam ingatan dalam bentuk ingatan pendek seperti berhitung matematika dan ingatan panjang seperti senyuman refleks (simultanously). Nah, diskusi merupakan kegiatan yang menggunakan ingatan pendek dan ingatan panjang sehingga kerja otak disaat berdiskusi akan berlangsung secara berkesinambungan (continously), yaitu kerja ingatan pendek dan ingatan panjang secara bergantian atau bahkan secara bergantian.




    Pilih menu blog ukuran ringan



  • Klik untuk ke bagian atas blog